9 Juni 2016

Program Hamil

Di awal pernikahan, entah temen geng, temen farmasi, temen kantor, dll pasti ada aja yang nanya, "Tid, udah isi belom?" huhuhu rasanya pengen jawab "Udah" hahahaa tapi kan emang belom. Di usia pernikahanku yang lumayan udah lama ini, sekitar 8 bulan, kami memang belum diberikan kehamilan. Kenapa? Ya, kami menunda dengan alasan yang lebih baik. Aku terkena penyakit dimana harus konsumsi obat selama 6 bulan tanpa henti tepat setelah usia pernikahanku 2 bulan. Sedih? Ga juga sih, karna aku dan abang jadi punya waktu untuk pacaran setelah menikah yang kata orang-orang tuh asyik banget.  Emang terbukti asyik sih.

Bulan Mei ini, aku sudah selesai konsumsi obat, jadilah kami langsung promil. Tapi gak pake acara promil ke dokter-dokter gitu, Kami cuma menjadwalkan untuk melakukan hubungan mendekati, saat, dan setelah masa subur. Dimana sel telur akan bertahan selama 24-48 jam setelah dikeluarkan, dan sel sperma mampu bertahan sekitar 5-7 hari didalam tubuh wanita. Maka aku pikir aku harus mempunyai cadangan sperma di dalam tubuhku sampai sel telur turun.

Degdeg-an parah setelah masa subur. Sampai detik ini pun aku memang belum mens dimana jadwal menstruasiku 4 hari yang lalu. Coba testpack ternyata hasilnya ....................................... 2 garis tapi yang satu garis samar, dan samaranya pun keluar setelah lewat 8 menit (menurut cara kerjanya, tidak boleh dibaca  lewat dari 8 menit), Dua kali testpack dan hasilnya sama. Keluar 2 garis, yang satu kontrol dan satunya samar setelah 8 menit.

Selain itu, perutku makin hari makin menjadi sakitnya, awalnya seperti sakit mau haid, tapi ini sakitnya lebih dari seminggu, dan sampai sekarang masih sakit walopun intensitasnya makin menurun. 

Baca-baca dan tanya teman katanya memang efek hamil ke setiap orang berbeda-beda, bisa sakit perut seperti ini dan juga tidak.

Akhirnya aku putuskan untuk visit dokter di RS Utama Harapan Keluarga, dengan dr.Ali Rustaman. Setelah USG memang terlihat kantung rahim tapi masih sangat kecil dan belum terlihat jelas, kata dokter itu karna telat haidnya baru beberapa hari dan blm bs terdeteksi, tapi dokter memberikan isyarat "InsyaAllah bu". Bismillah nunggu sebulan ke depan. Baik-baik ya bayi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar