2 Juli 2011

review diklat2 caMEDIK PROKM 2011

diklat dimulai pukul 7.15 dengan spec wajib : ransel,jamal,pakaian rapi,sepatu,ponco,airminum refill,roti+biskuit,alat tulis,buku catatan medik. dan tugas hari ini adalah identitas calon medik berupa kain biru yang diikat dilengan,dan buku testimonial yang seragam satu angkatan,serta telah diisi oleh 25 teman calon medik.


materi 1 : penyakit : gejala, penyebab dan penangananya
penyakit adalah sesuatu yang menyebabkan kelainan dari fungsi yang seharusnya, baik fungsi organ,dsb
a. pingsan
b.asma
c.mimisan
d.alergi
e.vertigo,pusing,nyeri kepala
f.darah rendah
g.darah tinggi
h.maag
i.kram
j.keseleo
k.fraktura
l.pendarahan
m.keracunan makanan
n.hipotermia

materi 2: pertolongan pertama
harus cepat dan tepat. prinsip dasarnya dalah pakai metose atau cara pertolongan yang cepat,mudah, dan efisien.
catat kejadian dan usaha pertolongan :
K keluhan (apa yang dirasakan korban)
O obat (obat apa yang biasa dipakai korban)
M makanan (makanan apa yang dikonsumsi sebelumnya)
P penyakit (penyakit yang sedang diderita)
A alergi (apa korban punya alergi)
K kronologi (gimana runtuut kejadiannya)

sistematika pertolongan : jangan panik, jauhkan/hindarkan korban dari kecelakaan berikutnya, perhatikan pernafsan dan denyut jantung korban, perhatikan jika ada pendarahan (pendarahan dalam dan luar), perhatikan tanda-tanda shock, jangan memindahkan korbann secara terburu-buru, segera transportasikan korban ke sentral pengobatan.

penilaian terhadap korban sadar : dekati korban dan perkenalkan diri, periksa kepala,leher,lengan,dada,dan pertu korban, lalu terus monitor keadaan korban sampai keadaan membaik

penilaian terhadap korban tak sadar : dekati koban, periksa jalan udara, pernafasan,dan sirkulasi darah (apa terjadi pendarahan ) dengan metode ABC, yaitu airways, breathing, c? (lupa lagi, maaf yah), jika tidak ada luka leher/punggung letakkan korban pada posisi nyaman (dimiringkan ke kanan), terus monitor pernafasannya

materi 3: Obat-obatan
obat-obatan standar adalah
kasa+gunting, kapas, alkohol 70%, rivanol, betadine, koyo, tandu, oksigen, ponstan atau asam mefenamat, feminax, bioplasenton, plester gulung, plestter biasa, mitela, minyak kayu putih, insto, inhaler buat flu, antaside, parasetamol, CTM, FG troches, vitamin C, bidai, trombopof, counterpain, balsem lang, balsem geliga, teh-kopi-susu, madu, norit, antangin, diapet, sangobion, oralit, neo napasin, decolgen

materi 4: perangkat divisi medik PROKM 2011
komandan pasukan, wakil komandan pasukan, dan pengibar bendera
komandan lapangan memberikan instruksi atau mengontrol komandan pasukan dan pengibar bendera, lalu danpas dan pengibar bendera saling berkoordinasi.

tambahan : ada acara UGD = Unit Gawat Darurat
disitu dipilih beberapa calon medik untuk "curhat" dengan para pendiklat, acara ini tidak formal. jadi, gausah pake jamal, sepatu,dan bawa spek. !! semangaattt yoo medik :)

never ever give up :* sampe jumpa di diklat 3 yaaa teman-teman seperjuangan

haru biru

rasa kadang terombang-ambing, hidup tak pernah bisa membuatku bertahan dan selalu konsisten. aku yang mudah terbawa haru biru persaan, hitam putihnya sekitarku yang tak pernah aku tau kebenarannya. aku terlalu menikmati alurnya hidup ini sampai membuatku kalut dan kadang terjebak masuk ke lubang yang terdalam. membuatku gelap dan hilang arah.

ini cerita berbeda dari yang biasa aku tulis tentang sosoknya. merasa mendapat kebahagiaan dan berusaha tak memperdulikan sisi lain yang menjerit menahan perih.  aku tak pernah ingin putus asa, merasa dulu adalah yang paling bahagia aku benci. berusaha tak peduli akannya. aku tak bisa. aku tak pernah berniat mengulang lagi semua kelamnya masa itu. aku, sosok yang selalu hadir dlm kehidupannya dalam dua tahun, jelas tahu alur pikiran, bahasa tubuh, dan tulisannya.

aku tak pernah berniat merusak kebahagiaannya disana, karna disini pun aku tlah mendapat kebahagiaan lain. sebuah tulisan ini berharap dapat terbaca olehnya. lebih berpikirlah dalam menentukan kesenangan sesaatmu. yakinlah dan carilah yang terbaik. sadarkah kau, jadi apa dimatanya, benarkah dia yang kau harapkan. aku yakin kau bisa dapat yang lebih dari  itu. kita sudah beranjak dewasa, boy !